Diksi Jember
Setidaknya ada 100 orang kepala desa, Senin siang (16/1/2023) dengan mengendarai 3 armada bus bertolak ke Jakarta. Para kepala desa tersebut berencana melakukan aksi di Gedung DPR RI Senayan Jakarta.
Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jember Nurcholis memimpin langsung rombongan yang berangkat dari rest area Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi.
Menurut Nurcholis aksi ini tidak ujug-ujug dilakukan oleh para kepala desa. Tahun 2022 lalu mereka telah melakukan aksi serupa.
“Aksi ini tidak ujug-ujug, tahun 2022 kemarin kita sudah lobi-lobi lah mulai tingkat pusat, propinsi hingga daerah,”katanya melalui catatan suara WA.
Rencananya para kades dari Jember akan bergabung dengan para kades lain dari seluruh wilayah Indonesia dalam komunitas Kades Indonesia Bersatu atau KIB. Hampir semua propinsi mengirimkan utusan untuk bergabung dalam aksi.
Para kades ini menginginkan revisi undang-undang terkait masa jabatan kepala desa dari 6 tahun dengan 3 periode menjadi 9 tahun dengan 2 periode. Juga mereka menginginkan pemerintah menaikan Dana Desa (DD).
“Bahkan tahun lalu sudah bertemu dua kali menteri desa di Surabaya dan Semarang. Kemarin yang terakhir di bulan November 2022 ketemu dengan Sekjen PDIP terakhir kita sudah ketemu dengan anggota DPR RI, prinsipnya mereka setuju bahkan sudah masuk di Prolegnas (program legislasi nasional) untuk revisi Undang-undang terkait masa jabatan dan Dana Desa,” katanya.
Dalam rencana aksi yang akan digelar dengan damai tersebut, para kades seluruh Indonesia mendorong DPR RI bersinergi dengan eksekutif untuk menyelesaikan revisi UU. Bahkan presiden diharapkan juga turun tangan.
“Kami akan orasi di Senayan (gedung DPR RI) kami juga akan melanjutkan aksi di beberapa kementerian kalau perlu ke istana,” katanya.
“Untuk detailnya setelah sampai di Jakarta akan kita berikan informasi lanjutannya.



