Diksi.co.id Banyuwangi – Penerapan inovasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas 17 Agustus (Untag) 1945 Banyuwangi terus dijalankan. Salah satunya adalah program Kuliah Legislatif. Program tersebut merupakan pembelajaran luar kelas yang bertempat di kelembagaan pemerintahan. Untuk penguatan keilmiahan, pematerian langsung disampaikan oleh praktisi dari lembaga pemerintahan.
Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FISIP, Lailatus Sa’diyah, mengemukakan, Program Studi Legislatif merupakan model pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman prosedur dalam legislasi, sekaligus memantik semangat kritis progesif perspektif akademik. Karena tentang legislatif.

“Program ini diselenggarakan di DPRD Banyuwangi, dengan pemateri anggota DPRD Banyuwangi,” kata Lailatus Sa’diyah, kepada Diksi.co.id, Rabu (20/8/2025) /.
Ketua DPRD Banyuwangi, Melalui Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah, Ahmad Masrohan, menyambut baik kedatangan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam DPM FISIP Untag 1945 Banyuwangi.
“Kami menyambut baik kedatangan rombongan DPM FISIP Untag 1945 Banyuwangi. Dengan kegiatan seperti ini, kami harap mereka tidak sekedar memahami prosedur dalam pembentukan kebijakan seperti peraturan daerah (Perda), tetapi turut sebagai agen sosialisasi dari suatu Perda yang relevan, efektif, menjawab kebutuhan masyarakat, serta perkembangan regulasi,” ujar politisi PDI Perjuangan dari Dapil Banyuwangi 7.
Dalam kesempatan yang sama, Dekan FISIP Untag Banyuwangi, Dr. Hary Priyanto, S.T., M.Si, berterima kasih atas kolaborasi antara DPRD Banyuwangi dengan FISIP Untag 1945 Banyuwangi. Mencerdaskan generasi bangsa tidak hanya kewenangan lembaga akademik semata, tetapi perlu melibatkan berbagai pihak, diantaranya DPRD Banyuwangi.
“Penyelenggaraan Kuliah Legislatif, merupakan salah satu program inovasi yang disebut Kuliah Praktisi Institusi. Inovasi tersebut sebagai penjelas jika perkuliahan di FISIP Untag 1945 Banyuwangi tidak hanya terbatas ruang kelas, tetapi kami menerapkan model perkuliahan interaktif dengan praktisi,” ujar Hary.
Hary menjelaskan, berbagai materi perkuliahan di FISIP Untag 1945 Banyuwangi berhimpitan dengan apa dan bagaimana tupoksi pemerintahan (eksekutif, legislatif, maupun kelembagaan pemerintahan lainnya) dalam melayani, termasuk peran kelembagaan swasta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. FISIP Untag 1945 Banyuwangi sangat tepat bagi semua pihak yang bercita-cita bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), politisi, perbankan, maupun sektor swasta.
“Selain cocok bagi fresh graduate (baru lulus SMA/SMK), FISIP Untag 1945 Banyuwangi sangat tepat menjadi rujukan bagi Tenaga Harian Lepas (THL), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), aparatur di setiap jenjang pemerintahan, dan pegawai perbankan yang ingin meningkatkan jenjang karir. Kami punya kelas karyawan dengan biaya terjangkau, fasilitas lengkap, dan cepat lulus sesuai norma akademik,” pungkas Dekan FISIP Untag 1945 Banyuwangi. (Lin)



