Diksi.co.id, Sampang | Sebanyak 28 penghuni rumah tahanan Polres Sampang, beragama Islam wajib mengikuti shalat berjamaah dan ngaji bersama guna membentuk mental dan rohani dengan dipimpin personil Sat. Tahti, Bripda Nur Hidayah Saputra.
Kasat Tahti Polres Sampang, Aiptu Johanes Kila Rewo menyampaikan, personil yang bertugas melaksanakan pembinaan rohani dan mental secara rutin setiap hari. Hal itu, demi meningkatkan keimanan dan ketakwaan para tahanan yang beragama islam.

“Tahanan yang beragama islam wajib mengikuti pelaksanaan shalat maghrib dan isya’ berjamaah, dilanjutkan mengaji bersama yang dipimpin Bintara Santri Polres Sampang,” ungkapnya, Rabu (8/2/2023).
Menurut Johanes, selain kegiatan shalat berjamaah dan ngaji bersama setiap hari, para tahanan mendapatkan siraman rohani dengan mendatangkan beberapa ustadz yang bertujuan memberikan tausiyah agar tahanan mendapatkan hidayah dan bertaubat selama menjalani hukuman di rumah tahanan Sat Tahti Polres Sampang.
Tujuan dilaksanakan pembinaan untuk memberikan kesejukan hati dan pencerahan, pembinaan rohani serta mental, yakni supaya mereka sadar atas segala kesalahan yang sudah diperbuat sehingga mendapatkan ketenangan hati, pikiran, mendapat hidayah guna bertaubat serta tidak mengulangi kejahatan yang telah dilakukan.
“Harapan kami kepada para tahanan, selesai menjalani hukuman agar menjadi orang yang lebih baik dan berguna untuk keluarga dan masyarakat sekitar,” lanjutnya.
Pembinaan terhadap tahanan, melibatkan Sat Tahti, Polres Sampang, Bripda Nur Hidayah Saputra yang merupakan “Bintara Santri” diutus menjadi bintara unit perawatan tahanan untuk memberikan bimbingan rohani dan mental kepada para tahanan.
Ada dua personil Sat Tahti Polres Sampang yang menjadi lulusan bintara lewat penerimaan Affirmative Action Rekrutmen Bintara Polri jalur Santri dan Hafidz. Keduanya, Bripda Nur Hidayat Saputra dan Bripda M. Syahrul Firmansyah
Bripda Nur Hidayat Saputra merupakan lulusan pondok pesantren Mamba’ul Hikmah Driyorejo Gresik yang hafal 5 juz Al-Qur’an dan Bripda M. Syahrul Firmansyah merupakan lulusan pondok pesantren Islamic Center eLKISI Pungging Mojokerto yang hafal 20 juz Al-Qur’an.(cup)



