Kamis, Juni 4, 2026
spot_img

DIKSI UPDATE

Bocah 7 Tahun Asal Desa Jajag, Tewas Tenggelam Di Dam Tibin

Diksi.co.id Banyuwangi – Pamit bermain, AJS (7) ditemukan tewas tenggelam di Dam Tibin, Dusun Yosowinangun, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Senin (14/7/2025) malam.

Menurut Kapolsek Gambiran, AKP Badrodin Hidayat, dari keterangan keluarganya, usai makan, korban pamit keluar untuk bermain sekitar pukul 13.30 siang.

Ket foto : AJS (7) tahun korban tenggelam saat di bawa ke Rumah Sakit Al Rohmah Jajag untuk dilakukan pemeriksaan medis. (Diksi.co.id/ist)

“Saat korban pamit bermain, kondisi cuaca hujan gerimis,”kata AKP Badrodin, Selasa (14/7/2025).

Biasanya, korban kalau berpamitan bermain tidak pernah lama. Namun hingga pukul 15.00 sore korban belum pulang.

“Jam 3 sore korban belum pulang. Ayah korban mulai was-was, dan mencari keberadaan korban,” ujar Kapolsek Gambiran.

“Ayah korban menemukan sepeda serta sandal milik korban di sekitar dam Tibin Jajag,”imbuhnya.

Atas temuan petunjuk tersebut, ayah korban langsung meminta bantuan warga setempat. Dan peristiwa kejadian tersebut juga dilaporkan ke Polsek Gambiran.

Dari laporan tersebut, Polsek Gambiran bersama Satpol PP, perangkat desa dan Linmas setempat langsung mencari keberadaan korban, menyisir aliran sungai sejauh dua kilometer. Namun tidak ditemukan keberadaan korban.

“Pencarian dengan penyisiran aliran sungai tidak ditemukan. Kami lanjutkan dengan cara membuka pintu dam agar arus air dapat membantu mendorong tubuh korban, yang kemungkinan tenggelam dan tersangkut,”paparnya.

Setelah dilakukan pembukaan pintu dam, keberadaan korban masih belum ditemukan. Kemudian, pihaknya melakukan penyiriran ulang. Pada sekitar pukul 19.15 malam, korban ditemukan, sekitar 500 meter dari lokasi awal ditemukan sepeda dan sandal korban,
.
“Dari penemuan korban, kami langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Al Rohmah Jajag. Setelah dilakukan pemeriksaan tim medis, korban sudah tidak bernyawa, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban,”jelasnya.

Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga menerima musibah tersebut, dan menolak untuk dilakukan autopsi.

“Pihak keluarga mengikhlaskan kematian anaknya, dan membuat surat pernyataan,”ujarnya.

Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga, dan membawanya ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman. (Git)

Latest Posts

spot_img
spot_img

DIKSI POPULER