Kamis, Juni 4, 2026
spot_img

DIKSI UPDATE

Diduga Faktor Ekonomi, Pasutri Asal Gambiran Lakukan Aksi Bakar Diri

Diksi.co.id Banyuwangi – Sungguh tragis, Pasangan suami istri (Pasutri) di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mengalami luka bakar akibat aksi bakar diri.

Menurut anggota Satpol PP, Sugiyanto dari kecamatan setempat, mengungkapkan aksi bakar diri yang dilakukan oleh Pasutri yang tinggal serumah ini, diduga dipicu faktor ekonomi.

“Dugaan saya, aksi bakar diri ini faktornya ekonomi,” kata Sugiyanto, Minggu (26/4/2026)

Suguyanto menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Jumat (24) 4/2026), Pasutri tersebut adalah Sunarni (60) dan istri bernama Nur Khasanah (54) warga Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran.

“Pasutri ini tinggal satu rumah,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Gambiran AKP Dwi Wijayanto menjelaskan peristiwa diawali cekcok antara kedua pasutri tersebut.

“Keduanya bertengkar pada pukul 16:00 sore, Jumat 24 April 2026,” jelasnya.

Usai percekcokan itu, kata AKP Dwi Wijayanto sang istri hendak menunaikan ibadah Salat Isya, tiba-tiba sang suami langsung menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax ke tubuh korban.

“Pada saat itu, Pelaku membakar korban yakni istrinya secara hidup-hidup,” ungkapnya.

Karena disiram memakai BBM, apipun
dengan cepat membesar dan korban lari ke luar rumah untuk meminta pertolongan warga.

Mendengar teriakan korban, warga pun mendatangi lokasi kejadian dan menolong korban yang pada saat itu tergeletak di halaman rumah.

“Api kemudian dipadamkan oleh warga,” ungkap Kapolsek Gambiran pada Sabtu 25 April 2026.

Diduga panik, Pelaku pun kemudian menyiramkan BBM ke tubuhnya sendiri kemudian menyalakan api.

“Melihat warga berdatangan, pelaku pun membakar dirinya sendiri di dalam rumah,” paparnya.

Warga pun kemudian masuk ke dalam rumah dan memadamkan api yang menyala tersebut.

Tak lama kemudian, petugas Polsek Gambiran datang ke lokasi kejadian lalu mengevakuasi kedua pasutri tersebut ke rumah sakit.

“Keduanya masih selamat. Tersangka mengalami luka bakar 85 persen, sementara korban mengalami luka bakar 100 persen,” ujarnya.

Dari hasil keterangan yang didapat, hubungan pasutri itu sudah tidak harmonis dan sering bertengkar.

Bahkan gugutan perceraian keduanya sudah dilayangkan pada Maret 2026 lalu, namun belum ada putusan dari Pengadilan Agama Banyuwangi.

Diduga anak korban ingin bekerja ke luar negeri, akan tetapi tersangka tidak memiliki uang dan akhirnya tersulut emosi hingga nekat membakar hidup-hidup istrinya.

“Saat ini keduanya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng,” pungkasnya. (Git)

Latest Posts

spot_img
spot_img

DIKSI POPULER