Diksi.co.id, Banyuwangi | Kondisi terkini SDN 7 Tegalharjo, sekolahan yang berada di Dusun Gunungkrikil, Desa tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi memrpihatinkan karena tak terurus.

Selama 7 bulan terakhir sekolah itu tidak dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
Kepala sekolah SDN 7, Sholihin, mengatakan dirinya merasa prihatin dengan kondisi sekolahan saat ini.
Semenjak tidak lagi aktif dipergunakan KBM, di halaman sekolah banyak tumbuh rumput liar dan kondisinya sangat kumuh.
“Selain banyaknya rumput liar di halaman sekolah dan lingkungan sekolah yang kumuh, kekhawatiran saya saat ini justru di bangunan sekolahnya, sebab jika tidak segera ditempati bangunan tersebut akan mudah rusak,” kata Sholihin, Jum’at (17/2/2023).
Terkait janji Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani yang disampaikan kepada Kurdi Ismail, akan segera meluncurkan tim meninjau dan melakukan perbaikan jembatan, benar- benar terlaksana.

“Harapan saya perbaikan jembatan segera terealisasi sehingga proses KBM di SDN 7 bisa berjalan dengan baik, kasihan siswa saya. Sukur – sukur kalau pembangunan jembatan selesainya sebelum menjelang tahun ajaran baru,” harapnya.
Tambahnya lagi, ” Karena kalau pada tahun ajaran baru perbaikan jembatan belum jadi, ya pihak sekolah pun akan kesulitan menjaring siswa baru di lingkungan sini,” jelasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya Bupati Ipuk Janji Segera Perbaiki Jembatan Alternatif yang Ganggu KBM di Banyuwangi. Tokoh masyarakat asal Desa sepanjang, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi yang juga Bacaleg Partai Demokrat, H Kurdi Ismail, menyikapi keluhan warga terkait belum segera dibangunya jembatan alternatif yang layak.
Dia telah menemui Bupati Banyuwangi di Kantor Dinasnya.
Kurdi menjelaskan, hal tersebut dilakukan lantaran hingga saat ini belum dibangunya kembali jembatan alternatif yang layak oleh Pemerintah Daerah hingga berdampak pada terputusnya akses warga.
Hal senada disampaikan warga setempat terutama dari Desa Karangharo dan Tegalharjo, juga mengharap hal yang sama.
“Mudah – mudahan Bupati segera merealisasikan keinginan kami dengan adanya perbaikan jembatan tersebut, karena semenjak terputusnya jembatan tersebut aktifitas kehidupan kami semua semakin kesulitan,” kata Halimah, perwakilan salah satu Desa Karangharjo. (Kur).



