Diksi.co.id Banyuwangi – Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga tukang parkir dadakan panen rejeki di acara Karnaval Budaya Kecamatan Genteng, Minggu (31/8/2025).
Minggu pagi, disepanjang jalan raya Genteng tidak seperti hari-hari biasa. Para pelaku UMKM terlihat sibuk menata dagangannya. Mereka akan mengais rejeki pada acara karnaval budaya yang diselenggarakan kecamatan Genteng.

“Acara ini masih berkaitan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 80,” ujar salah satu penonton.
Ribuan warga kecamatan Genteng dan sekitarnya tumpah ruah disepanjang jalan, mereka sangat antusias melihat tontonan gratis.
Karnaval ini benar-benar menghibur. Apalagi, peserta karnaval melakukan atraksi yang sangat menakjubkan. Membuat penonton takjub. Rata-rata peserta karnaval memakai kostum khas daerah Banyuwangi.
“Ayo joget (nari, red), nanti tak sawer,” celetuk salah satu penonton.
Meriahnya kegiatan karnaval ini, menjadi ladang rejeki bagi pedagang sempol dan minuman yang berada di depan SDN 1 Genteng.
“Alhamdulillah mas, dagangan saya laku keras. Kalau hari biasa, paling banter habis 200-300 biji sempol, sekarang naik dua kali lipat,” ujarnya sumringah.
Begitu juga dengan pedagang minuman, mereka mengaku dagangannya laku keras. Bahkan, es batunya sampai kehabisan.
“Saat ini cuacanya agak panas. Penonton sangat haus, butuh minuman dingin,” ucapnya.
Momen ini, tidak hanya dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, para pemuda pun memanfaatkan menjadi juru parkir dadakan. Ia memanfaatkan tanah kosong dan pinggiran jalan untuk lahan parkir. Per kendaraan, Rata-rata pemilik kendaraan memberi Rp 5000,-
“Rejeki setahun sekali, dan saya tidak menarget ongkos parkir, suka rela aja,” paparnya.
Karnaval Budaya kecamatan Genteng, dimulai pukul 10.00 pagi, hingga berita ini dikirim ke Redaksi, kegiatan tersebut belum selesai. Diperkirakan karnaval budaya akan berakhir sekitar pukul 18.00 petang karena banyaknya peserta karnaval. (Lin)



