Diksi.co.id Banyuwangi – Puluhan ayam Joper ludes dilahap ular piton sebesar paha orang dewasa di kandang pembesaran milik Supono alias Eno, warga Tegalsari, Banyuwangi, Jum’at (6/2/2026) sekitar pukul 05.30 pagi.
Eno mengungkapkan, pada hari kamis, diriminya tidak ke kandang sama sekali, karena di rumah maknnya sedang ramai pembeli. Namun pada jumat paginya, dirinya berniat memberi makan ayam peliharaannya, ketika dirinya membuka kandang ayam melihat ular piton melingkar disudut kandang, sedangkan puluhan ayam hanya tersisa empat ekor.
“Kamis kemarin saya gak ngasih pakan ayam, karena di cafe saya sedang banyak pembeli, selain itu ada teman di cafe milik saya,” terangnya.
Eno menduga ular piton sebesar paha orang dewasa itu masuk kandang ayam miliknya ini pada siang harinya.
“Dugaan saya, ular piton ini masuk kandang sekitar siang hari, karena pada pagi harinya saya ngasih makan ayam ini belum ada ular piton ini,”jelasnya.
Ia menceritakan, saat itu dirinya hendak memberi makan ayam, ketika membuka
membuka pintu kandang, bukannya ayam yang terlihat, tapi seekor ular piton melingkar disudut kandang.
“Saya tidak tahu, kapan ular piton ini masuk kandang, karena kamis pagi saya ngasih pakan ayam, tidak ada ular masuk dikandang ini. Dikandang ini, ada sekitar tiga puluh ekor lebih ayam berusia empat bulanan, tersisa empat ekor,” jelas Eno.
Melihat ular piton itu, kata Eno dirinya langsung menutup kandang ayam, langsung lari, kemudian menelpon Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta warga sekitar untuk mencari bantuan menangkap ular tersebut.
“Setelah saya menelpon warga, tidak lama kemudian datang petugas Damkarmat untuk menangkap ular tersebut,” terangnya.
Empat petugas Damkarmat yang sudah terlatih tersebut, langsung mengamankan ular yang melahap puluhan ayam.
“Lagi apes mas, padahal puluhan ayam itu persediaan untuk rumah makan milik saya sendiri,” keluhnya.
Eno menceritakan, untuk keamanan peliharaannya, dirinya membentengi kandang ini dengan pagar terbuat dari batako setinggi tiga meter.
“Namanya apes mas, meski sudah dipagari, masih aja bisa hama masuk ke kandang ini,” paparnya.
Beruntung, puluhan ayam kampung dan bangkok dibiarkan liar diluar kandang pembesaran, mereka hidup di pohon-pohon disekitar kandang pembesaran. (Gim)



