Kamis, Juni 4, 2026
spot_img

DIKSI UPDATE

Rekanan Garap Proyek U-Ditch Asal Jadi

Pengawasan PU Bina Marga UPT PJJ Jember Lemah

Diketahui, dua pekerjaan tersebut masuk dalam paket proyek pekerjaan rekonstruksi jalan provinsi PU Bina Marga UPT PJJ Jember. Proyek menggunakan anggaran negara dengan nilai Rp 40 miliar .

Buruknya pengerjaan dan material proyek yang telah terpasang diduga akibat lemahnya pengawasan di lapangan. Tidak hanya itu ternyata proyek tersebut sudah terlambat dan lompat tahun.

Pekerjaan tersebut jika sesuai dengan rencana atau action plan berakhir di 31 Desember 2022, namun hingga akhir Januari 2023 belum selesai.

Cecep mengakui jika pekerjaan tersebut semestinya selesai di akhir bulan Desember tahun 2022. Per tanggal 18 Januari 2023 progres pekerjaan 92 persen artinya ada keterlambatan 8 persen yang harus diselesaikan.

U-Ditch diganti bata
Pasangan bata merah dipasang diduga akibat U-Ditch yang patah atau rusak. Padahal nilai proyek menggunakan uang rakyat senilai Rp 40 miliar.(diksi.co.id/rw) 

” Keterlambatan sudah 18 hari untuk progres pekerjaan 92 persen. Target 22 Januari (2023) harusnya selesai pak,” kata Cecep optimis, Rabu (18/1/2023) lalu.

Namun hingga berita ini diunggah, Sabtu (28/1/2023) pekerjaan masih berlangsung.

Lanjut Cecep, PT Timbul Persada sebagai rekanan proyek tersebut telah meminta penambahan waktu pengerjaan selama 50 hari kalender terhitung sejak tanggal berakhirnya kontrak. Perusahaan itu juga diwajibkan membayar denda (penalti) 1/1000 atau 0,1 persen per hari.

“Sesuai prosedur dari pemerintah, kalo akhir kontrak di bulan Desember belum selesai itu dikenakan penalti selama 50 hari,” katanya.

Sementara awak media kesulitan untuk melakukan konfirmasi dan klarifikasi ke PPK UPT PJJ Jember dikarenakan pejabat tersebut telah melakukan pemblokiran nomor telepon, bahkan saat dikonfirmasi di kantor UPT tidak ada hasil hingga berita ini ditayangkan.

Latest Posts

spot_img
spot_img

DIKSI POPULER