Diksi.co.id Banyuwangi – Moh. Surohadinoto (56) warga Kecamatan Banyuwangi didampingi penasihat hukumnya, Rozakki Muhtar, SH melaporkan Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia berinisial AF atas dugaan pemukulan ke Polresta Banyuwangi.
Moh. Surohadinoto (MS) melalui penasihat hukumnya meminta kasus ini agar diproses secara hukum, dan pelapor percaya jika hukum di Indonesia benar-benar ditegakkan, dan menghukum terlapor sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Negara kita negara hukum, saya minta kasus ini segera diproses secara hukum, agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” kata MS
Rozakki Muhtar menjelaskan korban merupakan pemilik speker yang disewa oleh panitia gebyar lebaran selama 15 hari. Speaker itu diletakkan didepan pintu masuk pantai Marina Boom, Kelurahan Mandar, Banyuwangi.
Pada Jum’at (27/3/2026) AF sebagai pengelola Internasional Yacth Club mendatangi korban, untuk komplain karena suara speakernya sangat keras, lebih keras dari speaker yang ada di cafe yang dikelola oleh AF.
“Terlapor tidak hanya komplain, dia tahu-tahu mencabut kabel-kabel yang terhubung ke speaker milik korban,” kata Rozakki Muhtar kepada Diksi.co.id, Senin (30/3/2026).
Takut speakernya rusak, kata Rozakki pelapor minta terlapor menjauh. Bukannya terlapor menjauh terlapor malah mendatangi pelapor dan memukulnya menggunakan tangan kanannya sebanyak satu kali mengenai hidungnya.
“Setelah memukul pakai tangan kanan, terlapor kembali memukul pakai tangan kiri mengenai rahang pelapor,” beber Rozakki.
Saat peristiwa pemukulan itu, ada tiga petugas satpam yang sedang berjaga. Ketiga satpam tersebut langsung melerainya.
“Karena merasa diintimidasi, korban langsung melaporkan peristiwa ini ke Polresta Banyuwangi,”ujarnya.
Padahal, sambung Rozakki menurut pengamatanya antara lokasi speaker milik pelapor yang diletakkan di depan pos masuk pantai Marina Boom dengan lokasi cafe yang dikelola terlapor itu tidak begitu dekat. Apalagi, pelapor menyesuaikan agar suara speaker itu tidak mengganggu cafe yang dikelola oleh terlapor.
“Pelapor itu sangat kooperatif lho, dia sudah mengerti, dan menyesuaikan suara speakernya agar tidak mengganggu suara sound yang ada di dalam cafe itu,”ucapnya. (Gim)



