Diksi.co.id Banyuwangi – Polsek Glenmore Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan dua terduga pelaku pengeroyokan di lapangan Perkebunan Glenmore, Dusun Perkebunan Glenmore, Desa Karangharjo, Banyuwangi pada pukul 17.40 sore.
Peristiwa dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh lima orang menyebabkan Refa Denta (19) warga Dusun Sidoluhur, RT 02 RW 04, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, mengalami luka dibagian tubuhnya.

Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan menjelaskan, pada Selasa (16/6/2026) korban ditelp saksi Beni, dalam telp tersebut, Beni akan kerumah korban bersama Agung kakak Beni, sesampainya di rumah korban, Agung langsung bertanya, bagaimana masalah dengan Irul.
“Pertanyaan Agung itu dijawab oleh korban masalah dengan Irul sudah selesai,”ujar AKP Budi Hermawan menirukan perkataan Refa, Kamis (18/6/2026)
Dari jawaban korban itu, kata AKP Budi Hermawan menjelaskan pelaku Agung kembali bertanya, ini masalah harga diri, kalau memang ya sudah. Sebab kalau korban tidak mau ketemu Beni lagi, tidak masalah.
“Jika korban tidak mau, padahal Beni sudah siap,”ujar Kapolsek Glenmore.
Karena sudah larut malam, Agung mengajak pergi. Sesampainya didepan rumah Findra mereka berhenti. Ternyata, di rumah Findra sudah kumpul Irul Cs.
“Tiba-tiba Awip mendatangi mau memukul korban,”papar AKP Budi Hermawan
“Tapi korban belum sampai dipukul, karena dilerai,”imbuhnya.
Setelah itu sambung Kapolsek Glenmore korban turun dari sepeda motornya, lalu didatangi oleh Irul.
“Katanya kamu mencari saya,”tanya Irul dengan nada menantang.
Korban langsung menjawab “nggak mas,”jawab korban singkat.
Mendengar jawaban korban, Agung langsung menimpali “Refa kamu jangan mencla mencle ya. Tadi waktu di rumah katanya kamu nantang berkelahi, ternyata setelah ketemu Irul berkata lain,”celetuk Agung.
Mendengar jawaban Refa, Agung langsung mendatangi Refa dan langsung menarik baju korban, dan menantang kelahi dibelakang rumahnya.
“Ayo sini kamu single sama aku,”tantang Agung kepada Refa. Mendengar tantangan itu Refa tetap tidak mau. “Saya tidak mau,”tegas Refa.
Kemudian, Agung bersama rekan-rekannya mengajak korban kelapangan, saat dilapangan korban sempat minta hotspot ke Beni. Namun, belum sempat menerima hotspot, tiba-tiba Irul memukul dengan tangan kanan menghantam bagian kepala belakang dan punggung.sedangkan pelaku Agung memukul kepala bagian belakang dengan tangan kanannya dan menendang muka korban. Sementara pelaku Awip memukul kepala belakang dan punggung korban.
“Pelaku Adi menjambak rambut korban, sedangkan pelaku Fandi menginjak punggung korban, kemudian Iksan dan Tajul melerai sambil berkata “Sudah jangan pukul anak ini,”pinta Iksan dan Tajul kepada kelima terduga pelaku.
Setelah melerai, Tajul mengajak korban ke rumah Findra. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya.
“Korban mengalami luka dibagian kepala atas, belakang, pipi kanan, punggung dan dada terasa sesak,”beber AKP Budi Hermawan.
Atas pperistiwa tersebut, korban langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Glenmore.
“Dari laporan itu, kami langsung bergerak dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku, yakni Agung (24) dan Adi (23). Keduanya warga kecamatan Glenmore,” tutur AKP Budi
“Sedangkan tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran,”tambahnya. (Git)



