Diksi.co.id, Jember | Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Jember Ahmad Halim pimpin bakal calon legislatif dan simpatisan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember.
Menurut Ahmad Halim, dirinya membawa 50 nama untuk didaftarkan sebagai calon legislatif.
Saat diberi kesempatan untuk menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya oleh Ketua KPU Jember Muhammad Syai’in, politisi flamboyan itu menyebut latar belakang bacaleg yang didaftarkanya.
Dari penjelasan Halim, tergambar semua unsur dan potensi pendulang suara diakomodir, dari tokoh masyarakat,hingga selebgram.
“Selain petahana yang saat ini masih di DPRD, ada pak Sekjen (sekertaris) kami yang alumni KPU Jember, putra Ra Fadil (keluarga Ponpes Al Qodiri), ada juga selebgram. Semoga 50 kursi DPRD Jember semua dari Gerindra,” seloroh Halim disambut suara ‘Amin’ oleh 16 orang yang mendampinginya.
Ketua DPC Ahmad Halim saat menyampaikan maksud kedatangannya ke KPU Jember, Sabtu (13/5/2023).(diksi.co.id/rc)
Di kesempatan tersebut Halim juga menyampaikan sesuai perintah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, semua bacaleg Gerindra diperintahkan untuk berkampanye dengan santun.
“Sesuai perintah Pak Prabowo kita dilarang berkampanye menjelekan partai lain dan menjelekan calon presiden lain. Karena mereka semua adalah putra-putri terbaik bangsa,” katanya.
Terkait ketewakilan perempuan, Halim menyebut melebihi jumlah kuota yang disyarakatkan KPU.
“Caleg perempuan kita (lebih dari yang disyaratkan KPU) ada 36 persen,” katanya.
Sedangkan kalangan menggarap suara milenial, Halim telah menyiapkan bacaleg yang bisa menarik kalangan generasi Z itu. Salah satunya dengan menggaet Dina Maretha seorang selebgram menjadi bacaleg.
“Semua paham suara milenial terutama gen Z sangat berpengaruh untuk pemilihan presiden maupun DPR (DPRD). Harapan kami kaum pemilih muda mau menjatuhkan pilihannya ke Partai Gerindra,” kata Halim.
Ahmad Halim saat konfrensi pers usai pendaftaran bacaleg Partai Gerindra Jember, Sabtu (13/5/2023).(diksi.co.id/rc)
Sedangkan untuk ceruk suara kultural, partai berlambang kepala burung Garuda itu ternyata telah menyiapkan bacalegnya yang berbasis nahdliyin.
“Kami paham di Jember ini hampir mayoritas warga nahdliyin. Jadi otomatis hampir semua bacaleg maupun pengurus kami, berbasis orang-orang nahdliyyin. Bahkan, ketua dewan penasehat kami adalah salah satu Syuriah PCNU Jember,” kata Halim. (rc)