Diksi.co.id, Jember | Pemerintah pusat akan menggelontor 217 ribu paket sembako untuk Kabupaten Jember.
Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan hal itu saat melakukan kegiatan Jember Berbagi, Jumat (7/4/2023) di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.
Pembagian sembako ini menurut Hendy sejalan dengan kegiatan Jember Berbagi yang dilakukannya selama bulan Ramadan.
“Mudah-mudahan dengan program J- Berbagi hari ini bisa menjadi sasaran kita untuk sama-sama saling bersedekah. Kami juga menyosialisasikan bantuan dari Pemerintah Pusat sembako sebanyak 217 ribu paket untuk warga se-Kabuoaten Jember,” katanya.

Bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan lewat Kantor Pos.
“Nantinya akan dibagikan lewat PT. Pos Indonesia dan Dinas Sosial. Dengan kami bagikan sembako 10 kg ini semoga bisa menguatkan perekonomian kita,”pungkasnya.
Sementara itu, kegiatan dimulai dari kunjungan bupati sekaligus Salat Jumat berjamah di Masjid Darul Huda Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong.
Bupati Hendy menyapa warga sekaligus meninjau kegiatan operasi pasar murah di sekitar halaman masjid.
Dalam J- Berbagi ini, bupati ingin mengenal kondisi masyarakat Jember lebih dekat. Salah satunya yang menjadi fokus utama adalah dalam penekanan kasus stunting, AKI, dan AKB.
Ia dan pihaknya terus melakukan kolaborasi dan akselerasi. Salah satu diantaranya dalam kegiatan Jember Berbagi ini.
“Hari ini di Desa Wonorejo ada program dari puskesmas Kencong untuk mengecek adik-adik yang kondisi stunting. Termasuk yang kekurangan bantuan tambahan gizi bagi ibu hamil dan bayinya,” ungkap bupati.
Bentuk konkret dukungan dari Pemkab Jember adalah dengan terus melakukan pemantauan setahun kedepan kondisi anak yang stunting. “Setahun kedepan kami akan kawal bagaimana perkembangannya,” lanjutnya.
Menurutnya Ji Hendy kasus stunting terjadi tidak hanya karena kekurangan gizi saja. Namun bisa dari faktor genetik. Dokter spesialis akan dilibatkan agar Jember segera bebas kasus stunting.
“Tentunya harus ada pendampingan dari dokter spesialis. Disamping itu, kami juga memiliki tim Satgas J-Penting Aksi yang tugasnya memang mengawal dalam stunting, AKI, AKB dan kemiskinan ekstrem,” jelasnya.(rc)



