Diksi.co.id Banyuwangi – Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Glenmore targetkan giling tahun 2026 satu juta ton tebu, dengan perolehan gula dengan mutu baik sebanyak 76 ribu ton, dengan rendemen 7,6 persen, hal ini diungkapkan General Manager (GM) PG Glenmore, Agus Priambodo di acara selamatan Giling 2026, bertempat di Hall PG Glenmore, Sabtu (2/5/2026).
“Semoga target giling tebu 1 juta ton ini tercapai, tidak ada hambatan,” kata Agus Priambodo.

Dibandingkan giling 2025 sambung Agus Priambodo dengan target giling sebanyak 900 ton hanya menghasilkan 45 ribu ton gula.
“Pada giling 2025 itu cukup berat, maka dari itu pada giling 2026 akan kami genjot,” tegasnya.
Acara selamatan Giling 2026 dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Disperta) Banyuwangi, Ir. Danang Hartanto, ST mewakili bupati Banyuwangi, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliyono serta Muspika Glenmore.
Dukungan dari masyarakat kata Agus Priambodo sangat diperlukan, maka dari itu kepada petani dan masyarakat Banyuwangi mohon doanya, dengan harapan musim giling 2026 bisa berjalan dengan baik. Tanpa hambatan sama sekali. .
“Mohon doanya, semoga giling tebu 2026 ini berjalan dengan baik, dan tidak ada hambatan sama sekali,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Disparta Banyuwangi, Danang Hartanto mengatakan target giling 1 ton tebu nantinya dilaksanakan selama 136 bulan atau 6 bulan itu, Pemkab Banyuwangi akan mendukung penuh.
“Bentuk dukungan itu yaitu petani tebu dihimbau menjual tebunya ke PG Glenmore,”jelas Danang.
Menurut Danang, jika seluruh petani tebu menjual hasil pertaniannya ke PG Glenmore, tebu dari Banyuwangi tidak lagi dijual diluar Kabupaten Banyuwangi, target 1 juta ton terpenuhi, petani pun sejahtera.
“Nantinya, tidak ada lagi petani tebu menjual kelain daerah,” pungkasnya. (Git)



