Diksi.co.id, Lumajang | Meskipun belum diresmikan Jembatan Besuk Kobokan atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan Gladak Perak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, sudah rampung dibangun.
Jembatan tersebut putus akibat erupsi Gunung Semeru pada 6 Desember 2021 lalu.
Akibatnya jalur lalu lintas di bagian selatan Kabupaten Lumajang-Kabupaten Malang terputus lebih dari setahun terakhir.
Masyarakat kini sudah memanfaatkan jembatan tersebut sebagai akses mobilitas saat proses uji coba operasional.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan, bahwa jembatan Besuk Kobokan dipastikan sudah dibisa dilewati sebagai akses utama masyarakat dari Lumajang menuju Malang dan sebaliknya. Namun, memang belum diresmikan.
“Sekarang ini memang belum diresmikan. Jadi Balai Besar Jalan Nasional masih menunggu konfirmasi dari Kementerian kapan jalan ini akan diresmikan, tetapi karena ini sudah diuji layak, artinya harapannya jembatan ini sudah bisa dikerjakan meskipun dengan status uji coba,” ujar dia. Saat meninjau Jembatan Curahkobokan, Minggu (9/4/2023).
Cak Thoriq pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan Kementerian PUPR atas rampungnya pembangunan jembatan besuk kobokan tersebut.
“Kami jajaran Forkopimda Lumajang, mengucapkan terima kasih kepada pak Presiden, dan Kementerian PUPR, jembatan ini sungguh sangat berarti bagi kami karena sebagai akses Lumajang – Malang dan untuk kelancaran ekonomi masyarakat,” katanya.
Cak Thoriq pun meminta agar jembatan besuk kobokan segera diresmikan agar menjadi akses mobilitas dan ekonomi bagi masyarakat. Cak Thoriq memastikan jembatan besuk kobokan bisa digunakan sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Sudah dipastikan sebelum hari raya ini dipastikan full fungsi atau bisa digunakan secara penuh,” pungkasnya.(adi)



